Nuansa Bening

4 months ago - 1 min read

 Nuansa bening

Disini aku pernah termangu
Menatap hamparan hijau
Mencium aroma residu dedaunan
Yang berangsur menuju ketandusannya...
.
Iya, musim tak menentu
Panas hujan tak lagi terprediksi
Gemercik air langit mengetuk Mei
Terik sengat matahari bertamu di September

Iya, musim memang tak menentu
Seperti labirin lintasan imaji juga hati
Dari insan bernama manusia
Baik, buruk menjadi paketan
Bukan berganda, tapi begitulah naluriahnya

Iya, lagi musim memang tak menentu
Pagi pahlawan, siang pendosa..
Tapi terberkatilah manusia .
Pencipta alam berbaik hati memberikan kesempatan
Pemulihan ekosistem jiwa pada nuansa bening yang kau sebut Ramadhan..

Tulis cerita menarikmu di Penna!

Tags :

0 79 reads

resti tri herdiyanti@dererez

Follow
Comments • 0