Secret Traveling in Lombok

Bagi saya, Lo(ve)mbok adalah pulau yang dipenuhi dengan cinta. Hanya sekali berkunjung ke pulau seribu masjid itu, jutaan denyut rindu akan terasa setelah meninggalkannya. Karena Lombok telah membuat saya berlumur kasih.

3 months ago - 10 min read


Beberapa tahun berselang, asa dan keberanian untuk melakukan traveling itu muncul secara tiba-tiba. Bermula saat saya secara tak sengaja melihat status facebook dari kawan saya bernama Reza yang mengatakan bahwa sebaiknya selagi muda berani mengambil kesempatan untuk melakukan traveling untuk melihat keindahan alam dan peradaban dari belahan bumi lain. Lanjutnya, jika kita tidak pernah berani mengambil langkah untuk melakukan traveling, kita hanya akan terus menerus memimpikannya hingga suatu hari nanti kita benar-benar tak punya daya untuk melakukannya. Saya pun merenungkan dalam-dalam kata-kata kawan saya itu. Saya rasa benar juga, saya akan menjadi tua tanpa pernah melakan tarveling yang mana telah lama saya impikan andai saja saya tak pernah berani memulainya. Pasti di luar sana banyak cara hidup lain yang menarik untuk disimak, juga keindahan alam ciptahan Tuhan yang teramat apik untuk dinikmati. Saya kian merasa sedih tatkala menyadari bahwa selama ini saya tinggal dalam tempurung dan enggan untuk beranjak melihat-lihat kekayaan alam. Bahwa selama ini saya berharap suatu saat nanti mimpi traveling itu terwujud dengan sendirinya. Pemikiran konyol memang. Mungkin saya akan selalu menjadi pemimpi jika tak mulai berani untuk mewujudkannya. Seketika saya ingin menjadi Walter Mitty (tokoh utama dalam film The Secret of Walter Mitty) yang berani mendobrak jalan hidup dari pria lurus tanpa pernah melihat sisi hebat dunia sekaligus penghayal yang luar biasa kreatif, menjadi seorang yang melakukan perjalanan luar biasa nyata dan bukan khayalan. Saya kian yakin untuk mengambil kesempatan itu dan memulainya.

Tepatnya akhir tahun lalu, pada bulan Desember, saya memberanikan diri untuk memulai semuanya. Ketika libur kerja datang, yaitu libur akhir tahun/tahun baru, saya berkeyakinan untuk memulai melakukan traveling tersebut. Tapi selalu terdapat kendala ketika ingin mewujudkan mimpi itu. Muncul kembali pertanyaan-pertanyaan itu. Bagaiamana cara memulai traveling tersebut? Ke mana saya akan traveling? Saya pun tak mau menyerah, pikiran saya paksa untuk berputar. Sekelebat ingatan dari kepala saya muncul tiba-tiba. Saya baru ingat mempunya seorang kawan yang berasal dari Lombok, NTB. Namanya Rosi. Ia adalah kawan baik saya waktu kuliah. Ketika kami berpisah dulu, ia sempat mengatakan bahwa kalau saya ingin main ke Lombok, saya diminta menghubunginya. Dengan ramah dan senyum terulas, ia mengatakan bahwa ia akan senang hati apabila berkesempatan mengajak saya berwisata keliling Lombok. Tak ambil tempo lama, saya pun kontan menghubunginya, dan berharap ia memiliki waktu libur akhir tahun/awal tahun yang sama dengan saya. Dengan suara ceria, ia mempersilakan saya untuk datang ke kampung halamannya. Ia berjanji akan mengajak saya untuk jalan-jalan berkeliling Lombok yang kontan membuat bibir saya melengkung tak kunjung usai. Ini akan menjadi perjalanan terjauh saya dalam hidup. Lombok adalah pulau yang indah, dan saya tidak sabar cepat tiba di sana. Liburan ke Lombok akan menjadi libur akhir tahun/tahun baru terhebat bagi saya. Pikir saya.

DSC_3231 

Setelah tiket pesawat ada di tangan, saya pun terbang ke pulau Lombok. Rosi mengatakan bahwa setibanya saya di Bandara Internasional Lombok (Praya, Lombok tengah), saya diminta untuk segera naik bus Damri jurusan Selong, Lombok Timur. Setelah bus Damri yang saya naiki tiba di terminal Selong, siluet Rosi tampak dari kejauhan. Ketika sudah dekat, senyumnya mengembang penuh keakraban. Ia pun mengajak saya menuju rumahnya dan memperkenalkan saya dengan semua keluarganya. Keesokan harinya, ia memperkenalkan beberapa kawannya pada saya, yang mana menjadi kawan jalan-jalan keliling pulau Lombok.

Saya hanya mempunyai satu minggu waktu liburan di Lombok. Dan hari pertama saya diajak ke pantai Tangsi atau sering disebut pantai Pink. Mungkin banyak orang mengenal pantai Pink yang berada di Flores, NTT, namun ternyata di Lombok juga ada pantai Pink, yaitu Pantai Tansi yang berada di desa Sekaroh, kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Pasir di pantai Tangsi memang tak semerah muda pantai Pink Flores, namun pantai Tangsi memiliki pasir yng berwarna cenderung merah koral?merah muda yang sungguh memesona. Bahkan pantai Tangsi dinobatkan sebagai salah satu pantai terindah di dunia versi Majalah Vogue edisi Maret 28-9 April 2016 lalu. Saya kian beruntung berkesempatan menikmati keindahan pantai Tangsi tersebut.

DSC_4378

Hari selanjutnya, Rosi dan kawan-kawan mengajak saya ke Pusuk Sembalun. Pusuk Sembalun merupakan obyek wisata yang berada di kaki gunung Rinjani. Sebelum ke pusuk Sembalun, kami melewati desa wisata Sembalun, yaitu desa yang berada di lereng gunung Rinjani. Desa wisata yang membuat saya berkali-kali berdecak kagum. Luar biasa. Selain pemandangan yang benar-benar indah, suhu dingin desa wisata itu begitu menyejukkan hati. Namun sayangnya setibanya di pusuk Sembalun, kabut tebal menyelimuti sekitar area wisata, sehingga pemandangan indah tak bisa dilihat oleh mata telanjang. Meski begitu saya begitu menikmati wisata di pusuk Sembalun yang bagi saya luar biasa menyenangkan dan membahagiakan.

DSC_3460

Hari berikutnya, Rosi dan kawan-kawan mengajak saya ke air terjun Benang Stokel dan dan Benang Kelambu. Air terjun ini berada dalam satu area wisata, yaitu di desa Aik Berik, Batukilang Utara, Lombok Tengah. Saya dibuat takjub oleh air terjun Benang Stokel tersebut.  Namun belum sepenuhnya menikmati air terjun Benang Stokel di tempat itu, Rosi dan kawan-kawan langsung mengajak saya ke lokasi air terjun Benang Kelambu yang jaraknya satu kilometer. Kami harus berjalan kaki naik turun bukit untuk tiba di tempat tersebut. Sangat melelahkan bagi saya, namun setelah tiba di lokasi air terjun Benang Kelambu, saya benar-benar terpuaskan. Air terjun yang berbentuk seperti kelambu itu membuat saya kagum setinggi langit. Kebahagiaan kian memuncak setelah kami mandi bersama-sama di bawah air terjun tersebut.

DSC_3852

Pada hari terakhir, Rosi dan kawan-kawan mengajak saya ke suatu tempat yang pada saat itu mereka rahasiakan. Saya tak tahu akan dibawa ke mana, namun mereka bilang tempat yang kami tuju adalah surga yang tak akan bisa dilupakan. Dengan menyewa perahu, kami menyeberang ke suatu pulau kecil. Saya kira saya akan mabuk laut, tapi beruntung tidak sama sekali. Saya mulai dibuat takjub saat perahu tiba-tiba berlayar begitu pelan sesampainya di sebuah pulau yang dipenuhi dengan pohon bakau. Kami seperti melewati sebuah sungai yang dikelilingi rimbunnya pohon bakau. Tak henti saya berdecak kagum. Kemudian saya tahu nama pulau itu adalah Gili Petagan. Saya pikir perjalanan akan selesai sampai di situ, ternyata setelah keluar dari Gili Petagan, perahu berhenti di tengah laut, dan kami pun melakukan snorkeling. Ini snorkeling pertama saya. Dan rasanya benar-benar luar biasa.

DSC_3916

Kejutan beranjut. Perahu berlayar kembali menuju sebuah pulau kecil yang terbentuk dari gugusan pasir. Saya hampir gila karena girang oleh tempat ini. Pulau kecil yang tebentuk dari gugusan pasir ini akan tenggelam jika air laut mulai pasang. Akhirnya saya tahu nama pulau kecil itu adalah Gili Kapal. Pulau kecil yang memiliki keindahan begitu besar sebesar kebahagiaan yang saya rasakan.

Perjalanan berlanajut. Perahu berlayar kembali ke sebuah pulau kecil lainnya. Pulau yang memiliki tekstur pasir seperti kue. Kuning lembut. Bila disentuh, akan terlihat campuran pasir hitam di dalamnya. Di pulau ini, suasana begitu tenang dan sangat nyaman. Namanya adalah Gili Bidara. Dan satu pulau kecil lainnya yang tak kalah indah yang kami kunjungi selanjutnya adalah Gili Kondo. Pulau kecil yang memiliki pemandangan indah gunung Rinjani di seberang. Hari itu adalah hari yang sangat menggembirakan bagi saya. Kejutan itu benar-benar membuat saya terkejut.

DSC_4220fdgd

Keesokan harinya, saya harus pulang meninggalkan Lombok dengan senyum terukir di bibir. Saya pun berpamitan pada keluarga di Lombok. Sangat puas dan sangat bersyukur bisa menghabiskan libur akhir tahun saya di Lombok. Ini adalah libur akhir tahun/tahun baru yang teramat menggembirakan bagi saya.

Tulis cerita menarikmu di Penna!

Tags : Traveling Jelajah Indonesia Penna Sahabat Indonesia

2 100 reads

Gunawan Gi@owenowen

Follow
Comments • 2

Penna @penna 3 months ago

Wowww... Puas banget liburannya Sobat Gunawan.. :D Lombok? Tempat yang pengen sekali saya kunjungi. Terimakasih sudah berbagi kisah perjalanannya.. ^_^ Suatu saat cerita ini pasti akan bermanfaat sekali buat yang lain pas liburan ke Lombok
Reply

Gunawan Gi @owenowen 3 months ago

Pasang ftonya susah. gimana? -_-
Reply