Kenapa menjadi Fullstack Developer begitu menarik

Setiap orang pasti memiliki kisahnya masing-masing. Dan setiap kisah pasti memberikan pelajaran yang berharga.

2 months ago - 5 min read

Saya hanya lulusan Telko yang nyemplung didunia anak Informatika dan sedikit kemampuan anak DKV. Cita-cita saya ingin menjadi Arsitektur yang ingin kuliah di Yogyakarta namun jalanku mengharuskan aku terbang ke Bandung dan melanjutkan kuliah jurusan Telekomunikasi.

Fullstack Developer merupakan suatu istilah dimana seseorang tersebut dapat melakukan suatu pekerjaan pengembangan aplikasi dari A-Z atau dari mulai konsep, perancangan sistem, desain, development, konfigurasi server, dan lain sebagainya.

Fullstack Developer saya ibaratkan seorang pelukis. Dari kanvas itu berwarna putih hingga jadi suatu lukisan yang bernilai tinggi, dia kerjakan sendiri.

Bukan tidak mau dikerjakan bareng-bareng, karena dia ingin tenggelam ke dalam karyanya sendiri dan menikmati dunianya. Kurang lebih seperti itu.

Terus apa menariknya menjadi seorang Fullstack Developer?

your-image

Untuk menjadi seorang Fullstack Developer kamu harus memiliki jiwa terbuka, artinya jika ada suatu teknologi yang baru kamu punya hasrat ingin menguasainya. Punya hasrat ingin mencoba.

Jika kita hanya terpatuk pada teknologi yang kita kuasai sekarang, maka siap-siap satu atau dua tahun saja kita sudah ketinggalan jauh. Tidak melulu hanya urusan teknologi/coding, Desain juga harus dikuasai, seperti; coloring, branding, typography dan sebagainya. Penguasaan Server, Sistem operasi juga harus dikuasai.

Jika kamu tertantang akan hal itu, step awal kamu sudah cocok menjadi seorang Fullstack!

Keuntungan yang didapat menjadi seorang Fullstack Developer :

1. Cocok menjadi Product /Project Leader

Product/Project Leader adalah jabatan teknis dalam sebuah organisasi, baik itu di Corporate maupun tidak. Biasanya yang dia lakukan adalah brainstorming ke client/user, membawa ide ke team dan membahasnya, memilih orang-orang terbaik pada posisinya, mengawasi development dari awal hingga akhir, dan sampai pada akhirnya product/project itu selesai dikerjakan.

Sudah barang tentu untuk menjadi seorang pemimpin kamu harus menguasai lapangan yang akan kamu mainkan. Fullstack adalah langkah awal. Kenapa langkah awal?

Sebelum kita memimpin orang lain, kita harus bisa memimpin diri kita sendiri. Dan Fullstack yang kamu kuasai itu merupakan salah satu bukti bahwa kamu bisa mengontrol alam bawah sadarmu dalam menguasai sesuatu.

your-image


Setelah itu tinggal dikembangkan dalam hal komunikasi dan manage team/orang. Susah-susah gampang, tapi itu patut kamu coba!

2. Tidak tergantung kepada seseorang

Pernah tidak pada suatu waktu kamu sedang mengerjakan sesuatu, kamu sangat sekali ketergantungan kepada seseorang. Jika tidak ada dia, maka apa yang kamu kerjakan tidak bisa.

Pernah saya mengalami, ketika saya butuh bantuan kepada teman saya tetapi ternyata teman saya saat itu tidak bisa memberikan bantuan. Apa yang harus saya lakukan?

Atau misal, saat project berlangsung tiba-tiba teammu ada yang keluar. Apa yang harus kamu lakukan? Atau kamu punya team yang kerja remote, saat dimintai progress dia licin kayak belut. Kira-kira kamu harus berbuat apa?

Yahhh karena beberapa kejadian diatas saya memutuskan untuk tidak selalu bergantung akan seseorang, dan Fullstack adalah jawabannya. Bukan karena kamu ingin menguasainya, tetapi lebih cenderung untuk berjaga-jaga jika ada case seperti diatas.

3. Lebih mudah ngobrol ke Client/User

Ketika kamu sedang menginisiasi sebuah project, kamu akan lebih mudah menangkap kebutuhan client seperti apa. Karena kamu menguasai dari sisi teknis maupun bisnisnya. Kalau di tempat lain atau Corporate istilahnya ada yang Sales Engineer, Business Development (BD), dan lain sebagainya.

4. Kamu memiliki peran penting atau vital

Tidak semua orang bisa menguasai banyak hal apalagi sampai kamu mahir. Dan saya yakin tidak akan banyak, karena tidak banyak orang berani menempuh jalan yang susah dan panjang.

Karena membutuhkan ketekunan dan waktu yang tidak sedikit. Tapi ketika kamu bisa menguasainya, kamu akan diperhitungkan!

Kamu akan memiliki peran penting dan vital, karena kamu ibarat sebuah jantung ketika kamu berhenti berdetak maka habislah sudah.

5. Kamu akan menjadi fast learner dan pembelajar yang baik

Secara tidak disadari, kamu akan terbiasa menguasai teknologi baru dalam waktu yang singkat. Karena kamu akan memiliki sense bagaimana menguasai dalam waktu yang cepat tanpa kehabisan banyak waktu.

Kamu juga akan menjadi seseorang yang suka menularkan ilmu yang baru kamu kuasai. Bukan karena kamu ingin dilihat, tetapi mengajak orang untuk menguasai yang barusan kamu kuasai itu adalah hal yang menarik. Dan biasanya dia menjadi pembelajar yang baik bagi rekan-rekannya.


Semoga tulisan singkat saya bisa bermanfaat. Selamat berkarya!

Tulis cerita menarikmu di Penna!

Tags : Fullstack Developer

0 139 reads

Ridwan Pujakesuma@ridwan

Fullstack Developer. I love code and design. Founder of Penna

Follow
Comments • 0