Tips untuk berkenalan dengan orang yang baru kamu kenal

Ketika ketemu seseorang yang baru pertama kali kamu kenal dan memulai pembicaraan, kira-kira apa yang pertama kali kamu lakukan?

9 months ago - 8 min read

Berbicara dengan orang baru itu memang gampang-gampang sulit, namun hal itu bisa kita pelajari dan setiap orang bisa melakukannya.

Kira-kira yang akan kamu lakukan seperti ini:

  1. Kamu menyapa dan mengajaknya salaman

  2. Kamu menyapa dan bertanya, sudah lama mbak/mas datangnya?

  3. Kamu melihatnya/menatap wajahnya dan sambil tersenyum kepadanya

  4. Kamu hanya melihatnya dan tak bereaksi apa-apa

  5. Kamu tak berani melihatnya

Itu beberapa reaksi yang akan kita lakukan dan masih banyak lagi. Kira-kira kamu yang mana? :D

Disini saya tidak akan membahas kamu menyapanya atau tidak, tapi saya akan membahas bagaimana cara kita agar bisa lebih akrab dengan lawan bicara kita dan lebih bertahan lama dalam melakukan pembicaraan.

Ada dua hal yang harus kita pahami atau mengerti yaitu :

  • Sikap

  • Topik pembicaraan


SIKAP

Bimo Walgito, (2001): Sikap adalah organisasi pendapat, keyakinan seseorang mengenai objek atau situasi yang relatif ajeg, yang disertai adanya perasaan tertentu, dan memberikan dasar pada orang tersebut untuk membuat respons atau berpenilaku dalam cara tertentu yang dipilihnya.

Mudahnya, sikap adalah bentuk perilaku yang kita berikan kepada lawan bicara kita baik dari tutur bicara, raut wajah, dan gerak tubuh.

Selanjutnya sikap seperti apa yang harus kita berikan kepada lawan bicara kita?

1. Ramah

Sudah keharusan bagi kita jika ketemu dengan siapa saja harus bersikap ramah. Ramah disini menunjukan bahwa kita adalah seseorang yang memiliki kepribadian yang baik dan pastinya tidak mengancam jiwa seseorang. :D

Orang baik selalu akan disambut dengan baik juga.

2. Murah senyum

your-image
Senyum, Photo taken by Wira Nurmansyah. | http://wiranurmansyah.com

Kamu pernah mendengar Indonesia sebagai negara termurah senyum? Jika iya, seharusnya tidak sulit bagi kita untuk membagikan senyum kita kepada lawan bicara kita. Jika kamu tidak bisa tersenyum, kapan-kapan kita ketemu, nanti akan saya ajari. :D

3. Terbuka

Terbuka disini artinya sikap untuk menerima segala bentuk informasi atau pengetahuan dan memberi segala informasi tentang diri kita kepada lawan bicara kita.

Tidak sulit untuk bersikap terbuka, jika kita termasuk tipe orang yang senang untuk mendapatkan banyak pengetahuan dari orang lain.

4. Pendengar yang baik

Mudah namun agak susah :D. Kok bisa, karena kita harus merasa memperhatikan lawan bicara kita dengan memberikan respon bahwa kita sedang mendengarkannya. Apakah itu dengan senyuman, anggukan, dan lain sebagainya.

Terkadang sesekali kita harus menimpali/membalas pembicaraanya, yang artinya kita memberikan respon kepadanya bahwa kita tertarik dengan pembicaraanya.

Orang yang menganggap lawan bicaranya lebih rendah dari dirinya sulit sekali melakukan hal ini, saya sering sekali menemui orang-orang seperti ini. Jangan seperti itu ya kawan. :D Sombong itu hanya membuatmu jauh dari semuanya.

5. Rendah Hati

Pernah ketemu seseorang yang memiliki banyak pengalaman namun penampilannya biasa-biasa saja? Menyampaikan tentang dirinya-pun juga tidak dengan nada meninggi atau ingin menunjukkan diri sendiri tapi hanya ingin berbagi. Orang seperti ini pasti nyaman sekali untuk diajak bicara.

Rendah hati tidak akan membuatmu rendah, dia akan menghasilkan sesosok yang akan dicintai semua orang. Kalau yang seperti ini idaman para wanita. :D


TOPIK PEMBICARAAN

Topik adalah bahan yang akan kita bicarakan dengan lawan bicara untuk menjalin komunikasi dua arah. Topik pembicaraan biasanya hal-hal yang menyangkut pribadi kita atau sesuatu yang saat ini sedang hangat-hangatnya dibicarakan.

Sebagai contoh, minggu lalu saat sepedaan ke daerah SOR (Sarana Olah Raga) Gedebage Bandung.

your-image
SOR Gedebage Bandung, Taken by Me

Saya membeli nasi pecel yang ada disekitar jalan tersebut. Sambil saya membeli jajananya, saya bertanya kepada ibunya.

S: Saya, I: Ibu penjaja pecel.

S: Bu, aslinya mana kok jualan pecel?

I: Saya aslinya pacitan mas.

S: Loh Pacitan, saya juga pacitan bu. Yang pacitan bapak saya :D, saya sering ke pacitan kalau sedang liburan.

I: Ealahhh mas pacitan to, Pacitane mana?

S: Saya pacitane daerah Pakis bu. Purwantoro munggah meleh, ten gunung (Daerah Purwantoro naik lagi keatas ke arah gunung).

I: Nek aku ning kutone mas, ngisor. Ning kuto Pacitane. (Kalau saya di kota mas, daerah bawah. Di kota Pacitannya)


Kurang lebih seperti itu awal pembicaraan yang saya buka dengan ibu penjaja pecel. Dari situ saya mendapatkan informasi bahwa ibunya dibandung sudah 20 tahun lebih, anaknya 2, cucunya 2, awal jualan di daerah SOR Gedebage gimana, sekarang bisnisnya selain jualan pecel ada laundry, dan lain sebagainya.

Setelah itu saya disuruh makan cemilannya yang dibawa asli dari Pacitan sambil ngobrol ngalor-ngidul. (lumayan :D)

Penting bagi kita memahami bahwa ketika ketemu orang baru bersikaplah manis dan mulai pembicaraan dengan topik yang ringan.

Ada tiga topik pembicaraan untuk memulai pendekatan yang biasa saya lakukan.

1. Daerah Asal

Ya, daerah asal adalah topik yang paling mudah untuk kita mulai sebagai topik pembicaraan. Seperti contoh yang sudah saya tulis diatas, simple dan langsung nyambung. :D

Apa yang harus kita lakukan ketika kita bukan berasal dari daerah yang sama?

Kalau saya tergantung, ketika saya bertemu orang aceh, padang, medan, atau yang berasal dari Sumatera, saya mengaku berasal dari Medan. Karena emang saya lahir di Medan :D. Ketika ketemu orang daerah timur, saya berkata saya pernah jalan-jalan ke Palu, Sulawesi :D.

Intinya kamu harus membangun hubungan pertama dulu atau saya menyebutnya "First Connection ".

Ketika kamu tidak ada hubungannya sama sekali dengan daerahnya, mungkin kamu pernah mendengar tentang kota/daerah itu dan memuji daerahnya seperti makanan khas, kebudayaan, dan lain sebagainya.

Ada sejuta hal yang bisa kita tanyakan tentang sebuah kota, sebutkan/tanyakan satu saja dan mulailah menjalin komunikasi dengan lawan bicara kita.

2. Pekerjaan

Untuk membahas tentang pekerjaan mungkin agak sensitif. Tapi ketika saya bertanya, saya tidak bertanya => "Mas Pekerjaanya apa?".

Saya selalu bertanya, "Hari-hari sibuk ngerjain apa mas?" atau saya tambahkan kalimat didepannya menjadi seperi ini:

"Kalau boleh tau, hari-harinya sibuk apa mas?" - simple, dan lebih halus menurut saya. :D

Setelah dia memberi tahu sedikit, saya langsung membalas kalau saya hari-harinya ngerjain dibidang ini, ini, dan ini. Ketika dia memberi satu, kamu beri lima. Itu artinya kamu terbuka, supaya lawan bicara kita merasa bahwa kita terbuka dengannya dan akhirnya dia akan memberikan informasi tentangnya tanpa kita minta.

3. Hobby

Pada dasanya setiap orang memiliki ketertarikan sendiri akan suatu hal. Setiap orang pasti berbeda-beda dan cenderung unik, tapi bisa kita kelompok-kelompokan.

Contohnya sebagai berikut:

  • Olahraga

  • Music

  • Traveling

  • Kuliner

  • dan lain sebaginya

Disetiap kelompok tadi jenisnya juga bermacam-macam. Olahraga bisa ada sepakbola, badminton, fitness, sepedaan, dan lain-lain.

Intinya dalam mencari topik adalah kita harus pintar meraba-raba background dari lawan bicara kita. Cari saja satu topik dan mulailah berbicara dengan hangat, antusias, dan terbuka.

Mungkin itu dari saya, semoga bisa menjadikan kita pribadi yang lebih baik lagi.

Salam Hangat dan salam kenal

- rpujakesuma

Tulis cerita menarikmu di Penna!

Tags : Tips Komunikasi SOR Bandung Bandung Communication Skill

7 354 reads

Ridwan Pujakesuma@ridwan

Fullstack Developer. I love code and design. Founder of Penna

Follow
Comments • 5

Martin Boy Tafonao @martinboy 2 weeks ago

like back and follbck mas
Reply

User Baru @userbaru 8 months ago

penna.id mirip sama medium.com ya, mas?
Reply

Ridwan Pujakesuma @ridwan 8 months ago

Iya.. Inspired by Medium and Maptia.. ^_^
Reply

Jund @abdurrahmanjun 9 months ago

"beri lima ketika yang lain memberimu satu" keren haha.. btw the shot of SOR GedeBage look so beautiful!! great one(thumb).
Reply

Ridwan Pujakesuma @ridwan 9 months ago

Iya jund, kasih aja banyak ntar juga dikasih balik :D
Reply